Ide Hebat: Peluang Usaha Ratusan Juta dari Bisnis Toilet
Urbanisasi, nampaknya
bukan merupakan hal yang asing lagi di Indonesia. Hampir setiap tahun, penduduk
desa berbondong-bondong pindah ke kota-kota besar untuk mengadu nasib, mencari
sesuap nasi dan mengejar mimpi mereka. Salah satu dampak yang ditimbulkan adalah
pertambahan penduduk kota yang kian tak terbendung. Padatnya jumlah penduduk perkotaan
membuat persaingan untuk mempertahankan hidup semakin ketat. Akibatnya, yang
mampu bersaing tinggal dan hidup di pusat kota dengan fasilitas yang memadai. Sementara
yang tidak mampu bersaing tinggal di pinggiran kota dengan mendirikan
gubuk-gubuk liar di daerah-daerah bantaran sungai, di daerah-daerah jalur
hijau, dan di tepi jalur kereta api.
Sungguh ironis ketika
melihat pemandangan yang begitu timpang antara kehidupan masyarakat miskin dan
kaya di kota-kota besar. Sebut saja, Ibukota misalnya. Di Jakarta, pertambahan
penduduk akibat urbanisasi mencapai lebih kurang 134 ribu jiwa per tahun. Sementara
data sensus penduduk pada tahun 2010 menunjukkan penduduk Jakarta sudah
mencapai 9.588.198 jiwa. Dapat dipastikan, jika setiap tahun rata-rata
pertambahan penduduk Jakarta mencapai 134 ribu jiwa maka pada tahun 2020
penduduk Jakarta bisa mencapai angka 20 juta lebih.
Karena lonjakan pertambahan
penduduk kota yang meningkat begitu drastisnyaya maka kita bisa melihat di
area-area publik terjadinya kerumunan manusia dan antrian panjang seperti di halte-halte, stasiun,
terminal, pasar, dan tempat-tempat rekreasi. Sayangnya, di tempat-tempat
tersebut sangat minim tersedia fasilitas toilet padahal toilet adalah bagian
terpenting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Toilet bukan lagi merupakan
pilihan tapi toilet adalah suatu kebutuhan. Kalaupun ada tersedia, tidak
sebanding dengan lonjakan penduduk setiap tahunnya dan sulit sekali menemukan
toilet yang sehat dan bersih.
Sampai saat ini banyak
yang beranggapan bahwa membicarakan toilet adalah hal yang sangat tabuh dan
memalukan. Mebicarakan toilet seolah-olah menjadi topik yang begitu kotor dan
menjijikkan. Padahal untuk menjadi bangsa yang kuat kita memerlukan manusia yang
bersih dan sehat. Untuk dapat mencapai hal itu maka dapat dilakukan melalui
sanitasi yang benar dan sehat.
Permasalahan toilet
bukan hanya menjadi masalah kota, tapi juga menjadi masalah bangsa bahkan
dunia. Semakin meningkatnya jumlah penduduk di muka bumi ini semain sedikit
pula manusia yang bisa mengkses toilet dan air bersih. Karena keterbatasan
akses tersebut, anak-anak dan kaum ibu banyak yang meninggal dunia akibat
penyakit diare serta semakin banyak orang-orang yang membuang hajat di alam
terbuka dan beranggapan bahwa alamlah yang akan membereskannya.
Dengan jumlah penduduk yang
meningkat begitu pesat dan dari tahun ke tahun semakin tidak terkontrol tentunya
alam tidak akan mampu mengatasi hal ini. Manusialah yang harus mengatur dan
mencari solusi terbaik agar permasalahan minimnya fasilitas toilet bersih dan
sehat tidak berlarut-larut karena itu akan berdampak tidak hanya bagi sektor
kesehatan tapi juga budaya dan pariwisata.
Dalam memasuki era
“Green Planet”, tentunya kita dituntut untuk peduli terhadap penyediaan, dan pemeliharaan
kebersihan toilet yang “Green” artinya ketersediaan fasilitas toilet yang tidak
mengganggu aktivitas publik, tidak mencemari lingkungan serta tidak berbahaya
bagi manusia. Jika diperhatikan saat ini begitu banyak penyedia jasa
pembersihan toilet yang hanya mencari keuntungan besar tanpa mempedulikan lingkungan
dengan memakai bahan pembersih berbahan kimia tinggi yang dapat merusak
lingkungan dan kesehatan manusia.
Jika selama ini kita
berharap pemerintah untuk menyediakan fasilitas toilet tentu itu tidak dapat
dilakukan dengan memuaskan karena berbagai macam kendala seperti anggaran dan
ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itulah sektor swasta perlu turun
tangan untuk menangani masalah tersebut. Kehadiran pihak swasta sangat
dibutuhkan. Dengan melihat dampak negatif yang ditimbulkan oleh minimnya
fasilitas toilet maka menjadi hal yang sangat mungkin jika penyediaan toilet di
tempat-tempat umum dikomersilkan atau menjadi Ide Bisnis yang sangat menarik.
Ide Bisnis toilet merupakan Peluang Usaha yang dapat memberikan begitu banyak dampak positif jika dilakukan dengan
serius seperti membantu sektor kesehatan, tenaga kerja serta prilaku budaya
bangsa karena dari toilet kita bisa memulai hidup sehat, hidup bersih, dan akan
menjadi identitas bangsa kita. Ada ungkapan yang mengatakan, untuk melihat
apakah organisasi suatu perusahaan memiliki manajemen yang baik, bisa dilihat
dari kebersihan toiletnya, tidak peduli apakah itu adalah perusahaan komersial,
sekolah, rumah sakit, hotel, terminal, bandara, ataupun badan usaha milik negara.
Potensi Peluang Usaha toilet
memang sangat menjanjikan. Ambil saja sebagai contoh kota Jakarta. Di kota
Jakarta ada begitu banyak tempat-tempat umum seperti pasar dan tempat-tempat
rekreasi yang minim menyediakan fasilitas toilet. Jika hanya di daerah Jakarta pihak
swasta dapat membuat toilet bersih dan sehat sekitar 100 buah toilet di
tempat-tempat strategis. Dengan asumsi dalam sehari terdapat 20 orang yang
menggunakan toilet dimana biaya sekali menggunakan toilet adalah Rp 1.000,-
untuk yang membuang air kecil dan Rp 2.000,- untuk yang membuang air besar maka
dalam sehari dapat meraih omset Rp 6.000.000,- Itu hanya
untuk omset, belum lagi dampak positif yang lainnya.
Sementara untuk
penyerapan lapangan pekerjaan, 1 toilet dapat menyerap tenaga kerja 2 orang. Artinya
dalam 100 tolet dapat menyerap 200 tenaga kerja. Setidak-tidaknya, hadirnya Ide Bisnis toilet dapat meringankan beban pemerintah dalam mengelolah dan menjaga sektor kesehatan ketika itu dapat direalisasikan karena sebagaimana diketahui bahwa penyebaran penyakit menular sering terjadi
melalui kotoran atau air kencing manusia. Jika diperhatikan prilaku masyarakat Indonesia
saat ini yang membuang air besar atau kecil sembarangan maka menjadi tanggung
jawab bersama terutama pebisnis bagaimana membuat toilet yang tidak hanya
sebagai tempat untuk pembuangan air kecil atau besar tetapi bagaimana
memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk hidup bersih dan menjaga budayah
bersih serta sehat. Dengan tersedianya fasilitas toilet bersih dan sehat yang
memadai maka bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang kuat dan hebat.


Tidak ada komentar: