Lulusan S2 Kebijakan Publik Universitas Indonesia. Lahir di Sumbawa, 14 Maret 1989. Pemerhati Kebijakan Publik, Leadership, Marketing, dan Branding.

UKI KIFLI ©

Diberdayakan oleh Blogger.

Resume

Organization

1. PASKIBRAKA SMAN 1 Lunyuk 2006-2007 [Anggota]
2. Pramuka SMAN 1 Lunyuk 2006-2007 [Anggota]
3. OSIS SMAN 1 Lunyuk 2006-2007 [Kabid. Keagamaan]
4. KAMMI IKIP Mataram 2010-2011 [Staf Kaderisasi]
5. KAMMI Daerah NTB 2012 [Kadep Kaderisasi]
6. LDK An-Nuur IKIP Mataram 2010-2012 [Ketua Umum]
7. Parta PAS IKIP Mataram 2010-2011 [Bidang Informasi dan Data]
8. DPM IKIP Mataram 2010-2011 [Bidang Pendidikan]
9. IPMI Mataram 2010-2011 [Bidang Data dan Riset]
10. FAMILI SAMAWA 2010-2011 [Kabid. Kaderisasi]
11. FSLDK Bali-Nusra 2010-2011 [Bidang Isu dan Media]
12. Ketua Kelompok PPL-KKN Terpadu IKIP Mataram di SMKPPN Mataram 2011
13. Pusat Informasi Pare [PIP] 2013 [Ketua Umum]
14. IKPPML Mataram 2010-2011 [Kabid. Keagamaan]
15. FKPPME Desa Emang Lestari 2013-2015 [Penggagas dan Ketua Umum]

Education

Universitas Indonesia Jurusan Administrasi dan Kebijakan Publik |S2| - Jakarta
IKIP Mataram Jurusan Matematika |S1| - Nusa Tenggara Barat
SMAN 1 Lunyuk - Sumbawa
SMPN 2 Lunyuk - Sumbawa
SDN Emang Lestari, Lunyuk - Sumbawa

Portfolio

Hamparan Syurga Itu Bernama Lombok-Sumbawa

[Ilustrasi: Hamparan Syurga Itu Bernama Lombok-Sumbawa. Sumber: Google Maps]

Takjub menyaksikan sunrise di puncak Rinjani dan Tambora. Terpukau oleh sunset 
di bibir Sengingi dan Kencana. Terpesona memandang hijaunya hamparan
 tembakau dan padi yang menguning. Terpikat akan percikan air terjun
 membasahi batu berlumut. Kagum melihat Estetika budaya SASAMBO.
 Benar adanya, Keindahan itu adalah Lombok-Sumbawa.

Indonesia, negara tempat dimana ribuan budaya menyatu dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Ribuan bahasa diikat oleh Sumpah Pemuda. Ribuan pulau berhimpun dalam wilayah Nusantara. Dilalui oleh garis khatulistiwa membuatnya memukau dunia. Tak pernah kehabisan kata-kata untuk melukiskan keindahannya.

Indonesia, negara tempat dimana permadani syurga berhamburan. Alam Nusantara dengan eksotisme yang sungguh indah menakjubkan. Pesona raja ampat yang tiada tara, daya magis pulau komodo yang mendunia, keindahan pantai kuta di pulau dewata Bali adalah surganya turis mancanegara. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa, Bali merupakan salah satu tujuan wisata yang paling popular di Indonesia.

Namun siapa yang pernah menduga dan mengira, diantara keindahan pulau dewata dan eksotisme pulau komodo, terbentang dua pulau besar yang siap memikat para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dua pulau dengan dua gunung kokoh yang menjulang tinggi. Dikelilingi oleh pulau-pulau kecil nan unik menunggu para wisatawan yang datang. Deburan ombaknya yang bergulung-gulung mendamaikan hati yang menyaksikannya.

Tidak hanya dikelilingi oleh pulau-pulau kecil elok dan pantai nan indah. Di kaki gunungnya juga tersembunyi air terjun cantik. Desiran dan kesejukan airnya menghilangkan dahaga para pendaki. Hamparan sawah dilembah sekitar pegunungan, hijau saat musim tanam dan kuning ketika hendak dipanen. Indah, memang indah.     

Dua pulau yang mayoritas penduduknya didiami oleh tiga suku, tiga budaya, dan tiga bahasa. Adat istiadat, tradisi yang dimiliki mampu membuat kita berdecak kagum. Sungguh, selain memancarkan pesona alam yang memukau juga memiliki daya tarik budaya masyarakat yang menakjubkan. Sehingga pantaslah disebut “Hamparan Syurga Itu Bernama Lombok-Sumbawa”.

Mengapa Lombok-Sumbawa?

Lombok-Sumbawa merupakan dua pulau terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu provinsi kepualaun di Indonesia yang dikelilingi oleh sekitar 278 pulau-pulau kecil nan elok yang biasa disebut Gili. Mayoritas penduduk Pulau Lombok adalah Suku Sasak. Suku yang terkenal akan keramahannya, santun, toleran, dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai religi. Kesadaran beragama masyarakat sasak yang sangat kuat diekspresikan melalui pembangunan masjid-masjid.

Aktivitas membangun masjid laksana sebuah perlombaan. Dengan sukarela dan semangat gotong royong, masyarakat Sasak mendirikan masjid di lingkungan masing-masing. Dari pusat kota hingga pelosok desa kita bisa menyaksikan bangunan masjid yang megah nan indah. Menara masjid yang menjulang tinggi seolah-olah melambangkan kokohnya semangat masyarakat Pulau Lombok dalam menjalankan agama. Itulah mengapa Pulau Lombok juga disebut sebagai Pulau Seribu Masjid.

Lain halnya dengan Sumbawa. Pulau yang sebagian besar penduduknya adalah Suku Sumbawa dan Suku Mbojo. Salah satu keunikan masyarakat pulau Sumbawa adalah sikap keterbukaan yang siap menerima siapa saja yang datang tanpa membedakan suku, agama, maupun ras. Keterbukaan itulah yang menjadi identitas dan kearifan lokal masyarakat Sumbawa.

Jika Lombok disebut sebagai Pulau Seribu Masjid maka Sumbawa dikenal sebagai Pulau Emas. Sebagian besar Pulau Sumbawa merupakan daerah penghasil tambang emas. Di wilayah barat tepatnya di Kabupaten Sumbawa Barat terdapat tambang emas terbesar di Indonesia. Di mata dunia, Sumbawa dikenal sebagai pulau yang menyimpan gunung emas. Itulah sebabnya Pulau Sumbawa disebut sebagai Tanah “Intan Bulaeng” yang bermakna “Emas Permata”.

Eksotisme Alam Kepulauan Lombok-Sumbawa

Ketika mendengar nama Lombok-Sumbawa maka bayangan setiap orang akan menerawang ke daerah kepulauan diantara Pulau Bali dan Pulau Nusa Tenggara Timur (NTT). Lombok-Sumbawa yang terkenal dengan keindahan alamnya menjadi syurga bagi para penyelam, pendaki, dan peselancar. Sulit dilukiskan dengan kata-kata ketika menikmati eksotisme Kepulauan Lombok-Sumbawa.     

Bagi para pendaki, tak ada yang lebih menantang selain menaklukkan puncak Rinjani dan Tambora. Dua gunung berapi yang masih aktif ini akan memberikan keajaiban untuk setiap orang yang mampu menaklukkannya. Rinjani, gunung yang terletak di Pulau Lombok dengan ketinggian 3.726 m merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia. Di kaldera Gunung Rinjani terdapat danau yang disebut danau Segara Anak atau Anak Laut. Pemandangan di danau Segara Anak yang begitu indah menakjubkan membuat wisatawan luar maupun dalam negeri berdatangan untuk melihat dan menikmati pesonanya.

Di kaki gunung rinjani terdapat air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep yang begitu cantik mempesona. Kesejukan airnya yang sangat bening, pemandangan yang hijau nan alami dan hembusan kabutnya memenuhi sekitar lembah menjadi daya pikat tersendiri buat para wisatawan. Dalam kepercayaan masyarakat setempat, kedua air terjun ini diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat tampak awet muda.


[Gambar 1. Puncak Gunung Rinjani, 2. Puncak Gunung Tambora. Sumber: Google Maps]

Sementara Gunung Tambora yang terletak di Pulau Sumbawa tepatnya di Bima juga tidak kalah menakjubkan. Gunung dengan ketinggian 2.851 m di bawah permukaan laut ini memiliki kawah raksasa. Jika Gunung Rinjani menjadi gunung tertinggi kedua di Indonesia maka Gunung Tambora oleh peneliti dijuluki sebagai “The Greatest Crater in Indonesia” atau gunung api dengan kawah terbesar di Indonesia.

Tak ada yang lebih indah selain menikmati sunrire dari puncak Tambora dengan pemandangan kawah, padang pasir yang luas, hamparan lautan, dan pulau satonda yang dikelilingi tebing-tebing perbukitan disertai pemandangan danau yang jernih. Gunung Tambora memiliki sejarah kelam yang cukup mengerikan. Letusannya pada tahun 1815 mampu mengguncang bumi hinga ratusan mil dan dampanya mengakibatkan kegagalan panen di China, Eropa, dan Irlandia. Keunikannya telah menarik perhatian dunia Internasional sebagai tempat studi arkeologi dan biologi. Itulah Tambora, gunung dengan panorama alam yang spektakuler dengan sejarah letusannya yang mendunia.

Lombok-Sumbawa bukan hanya menantang bagi para pendaki tetapi juga menjadi tempat uji nyali para peselancar. Tak diragukan lagi, Lombok-Sumbawa menyediakan berbagai tempat surfing dengan ombak yang sangat bagus. Pantai Kuta di Lombok bagian selatan, Senggigi, Pantai Lakey di Dompu, juga Pantai Selatan Sumbawa menjadi surganya para peselancar.

Di puncak Rinjani dan Tambora, para pendaki merasakan hangatnya sunrise sementara di bibir Senggigi, para peselancar dapat menikmati keindahan alam raya tanpa batas sesaat menjelang terbenamnya matahari. Suasana pantai senggingi akan terasa sangat romanis manakala menyaksikan matahari yang perlahan turun pasti dengan langit kemerahan tenggelam dalam kesenyapan alami menentramkan. Senggigi menjadi tempat bermadu kasih para muda-mudi di sore hari.

Para pendaki boleh puas tatkala mampu menaklukkan Rinjani dan Tambora. Begitu pula sang peselancar dengan aksinya yang meliuk-liuk di gulungan ombak Kuta, Lakey, dan Senggigi. Tapi itu semua tidaklah cukup sebelum menyaksikan keindahan alam bawah laut Lombok-Sumbawa. Tiga gili eksotis di Lombok adalah Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno mempunyai terumbu karang lengkap dengan atribut ikan hiasnya menjadikan tiga pulau ini sebagai idaman para wisatwan.


[Gambar 1. Wisata Tiga Gili, 2. Pulau Moyo. Sumber: Google Maps]

Berbeda dengan wisata tiga gili di Lombok, keindahan alam bawah laut Pulau Moyo Sumbawa tak kalah menakjubkan. Dalam beberapa literatur, Pulau Moyo pernah dikunjungi oleh Putri Diana dari Inggris. Pulau yang juga terkenal akan terumbu karangnya, hutan yang nyaris tak tersentuh, air terjun serta sungai-sungai masih sangat alami. Menjadi salah satu keunggulan, Pulau Moyo yang berada tepat di mulut teluk Saleh. Teluk yang dijuluki “Aquarium Raksasa Sumbawa”. Konon, berdasarkan hasil penelitian Badan Informasi Geospasial (BIG) menemukan bahwa perairan Teluk Saleh di huni oleh 59 genus Karang, dan 405 jenis ikan karang. Sungguh, Inilah syurga baru yang selama ini tersembunyi di perairan Pulau Sumbawa.

Estetika Budaya Lombok-Sumbawa

Lombok-Sumbawa tak hanya menawarkan panorama alam nan indah tetapi juga menyimpan estetika budaya nan elok. Elok rupawan warna warni budaya Lombok-Sumbawa digambarkan melalui berbagai kesenian tradisional yang hingga kini masih dilestarikan. Kesenian dalam bentuk tarian, upacara adat, rumah adat, pakaian adat, alat musik daerah, hingga kerajinan tangan yang menunjukkan entitas dan identitas masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Sasak, suku terbesar di Pulau Lombok mempunyai sejarah yang tidak bisa lepas dari pengaruh suku Bali. Sebelumnya, kerajaan Bali pernah menduduki Lombok Barat sekitar abad ke-17. Oleh karenanya, antara Bali dan Lombok mempunyai beberapa kesamaan budaya dalam hal bahasa dan tulisan, yang jika ditelusuri asal-usulnya banyak berakar dari Hindu Jawa.   

Lombok mempunyai banyak kesenian tradisional seperti bau nyale, slober, lomba memaos, periseian, begasingan, bebubus batu, tandang mendet, sabuk belo, dan gendang beleq. Adapun tarian tradisional yang sangat khas adalah tarian gandrung atau jangger. Tarian ini lahir untuk menghibur para prajurit yang pulang dari medan perang. Tarian gandrung sudah ada sejak zaman Erlangga. Itulah sedikit pesona budaya masyarakat Lombok.

Setiap suku selalu memiliki karakter dan budaya khas masing-masing. Begitu juga dengan Pulau Sumbawa. Pulau yang didiami oleh mayoritas Suku Samawa dan Suku Mbojo ini menawarkan beragam pesona budaya. Suku Samawa memiliki tradisi yang spektakuler yakni tradisi Barapan Kebo. Tradisi yang dianggap sebagai arena pertaruhan harga diri dan martabat para peserta yang mengikuti kompetisi. Tradisi ini telah mengakar dalam budaya masyarakat Sumbawa.

Tak hanya itu, berbagai kesenian tradisional Sumbawa seperti balawas, sakeco, ngumang, badede adat, badede anak-anak, gong, genang, sarune, tari tanak, seni klingking dan lawas. Begitu kayanya khasanah tradisi Suku Samawa. Begitupun Suku Mbojo yang memiliki beragam tarian tradisional seperti tari hadrah, tari kanja, tari karaenta, tari katumbu, tari toja, tari lengsara, tari mpa’a, dan tari sere.


[Gambar 1. Barapan Kebo, 2. Tari Sampela Mbojo, 3. Tari Gandrung Lombok. Sumber: Youtube]

Sasak, Samawa, Mbojo atau lazimnya disebut Sasambo memiliki warisan budaya yang merupakan salah satu pesona budaya yang dapat menjadi daya pikat kultural Nusa Tenggara Barat di mata masyarakat regional dan global. Bahkan Provinsi Nusa Tenggara Barat mempunyai batik khas nan unik dengan keindahan corak dan motifnya yang dinamakan “Batik Sasambo”, kepanjangan dari Sasak, Samawa, Mbojo.

Lombok-Sumbawa Sebagai Pusat Wisata Religi Nusantara

Nusa Tenggara Barat dengan eksotisme alam kepulauan nan elok dan ragam estetika budaya diakui memiliki ciri khas sebagai daerah yang sagat religius. Kehidupan keagamaan yang berkembang di Lombok-Sumbawa dapat dilihat dengan banyaknya pondok pesantren, masjid-masjid, dan berbagai macam ritual keagamaan. Lombok yang sudah dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid, sementara Sumbawa terdapat dua Kesultanan Islam yakni Kesultanan Sumbawa dan Kesultanan Bima. 

Didukung dengan karakteristik masyarakat yang ramah, santun, dan toleran menjadi salah satu keunggulan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk dipromosikan menjadi pusat wisata religi Nusantara. Megahnya masjid Islamic Center yang berada di jantung Kota Mataram seolah-olah menunjukkan bahwa Lombok-Sumbawa merupakan wisata religi Timur Tengah yang ada di Indonesia. “Menara 99” Islamic Center sebagai bukti eksistensi Islam di NTB.


[Islamic Center NTB. Sumber: www.skyscrapercity.com]

Tak banyak kata untuk melukiskan betapa Lombok-Sumbawa menyimpan pesona syurga yang tiada tara. Dengan mengunjungi Lombok-Sumbawa kita dapat menyaksikan hamparan bumi pertiwi dari puncak Rinjani dan Tambora. Laut yang membentang luas dengan air jernih kebiruan. Terumbu karang dan ikan-ikan nan lucu menggoda setiap penyelam. Kuba dan menara masjid nan megah. Berbagai peninggalan sejarah. Makam-makam yang diyakini keramat oleh masyarakat setempat dan masih banyak sekali.

Itulah keunikan Lombok-Sumbawa bila dibandingkan dengan provinsi lain yang ada di Indonesia. Ibarat pepatah, “Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui”. Lombok-Sumbawa menawarkan sejuta pesona. Dengan panorama alam, ragam estetika budaya, kearifan lokal dan religiusitas masyarakatnya menjadikan Lombok-Sumbawa sebagai hamparan syurga di wilayah Nusantara.    

Tulisan ini dapat juga dibaca di situs Twgathering [Linknya]


Sumber:
www.indonesia.travel
www.rungandigital.com
www.indotravelers.com
www.wacananusantara.org
www.id.lombokindonesia.org
www.visitlomboksumbawa.com
www.lombok.panduanwisata.com
Category

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Popular Post

Comments

Videos

Formulir Kontak

♖Your Name :
✎Your Email *required
✉Your Message *required